Sinergi LAZIS Jateng dan Aparat Desa Menjaga Lingkungan Desa


Ketua tim program Lazis Jateng cabang Temanggung, Wasono Saputra, bersinergi dengan aparat desa Dusun Tegaljoho untuk membuat posko screening. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di dusun dengan memastikan warga melakukan physical distancing dan tidak melakukan kegiatan di luar rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak.


Penyebaran virus corona di Indonesia semakin meningkat dari hari ke hari, termasuk di wilayah Jawa Tengah. Berdasarkan data di laman corona.jatengprov.go.id pada Jumat (3/4), tercatat ada 10.873 orang dalam pengawasan (ODP), 447 pasien dalam pengawasan (PDP), 104 orang positif, dan 8 orang sembuh. Oleh karena itu, perlu adanya edukasi dan kewaspadaan untuk mengantisipasi persebaran virus ini. Lazis Jateng bersama dengan aparat desa Dusun Tegaljoho berupaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat dengan membentuk Gugus Pencegahan Covid-19.
“Posko ini sebagai upaya kami untuk melindungi warga dusun Tegaljoho dari wabah Covid-19. Karena masih banyak warga yang melakukan aktivitas di luar rumah sehingga perlunya penjagaan agar ketika memasuki kawasan desa dapat dideteksi lebih awal mana masyarakat yang tertular virus, sehingga tidak menular ke warga lainnya,” ujar Wasono selaku ketua Gugus Pencegahan Covid-19.


Kegiatan pencegahan Covid 19 ini dilaksanakan dengan membuat posko screening di gerbang utama desa. Posko screening ini menyiagakan 12 relawan selama 18 jam dari pukul 09.00 s.d 02.00 WIB. Relawan tersebut dibagi menjadi tiga shift secara bergantian. Shift pertama dimulai pukul 09.00 s.d 15.00 WIB digantikan dengan shift kedua yang dimulai pukul 15.00 s.d 21.00 WIB dan shift terakhir dimulai pukul 21.00 s.d 02.00 WIB. Aksi pencegahan ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan aparat desa, mengingat masih banyak masyarakat yang belum mengetahui pentingnya physical distancing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *