Gandeng DPPU JSIT, Lazis Jateng Adakan Program Ketahanan Pangan Keluarga

Kamis, (2/4) Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia (JSIT) Wilayah Jawa Tengah membagikan sembako (sembilan bahan pokok) kepada para guru Sekolah Islam Terpadu di Jawa Tengah. Sebanyak 26 paket sembako telah dibagikan kepada 6 sekolah di Sragen dan Karanganyar. Program ini berjalan atas inisiasi Bidang Sosial Kemanusiaan JSIT pusat.

Untuk wilayah Jawa Tengah, program yang bernama Ketahanan Pangan Keluarga ini bekerjasama dengan LAZ Al Ihsan Jawa Tengah (Lazis Jateng). Tujuan program ini diluncurkan adalah sebagai bentuk dukungan ekonomi keluarga guru atas dampak pandemi Covid-19. Di Jawa Tengah, program ini akan terus berlanjut ke 35 Kabupaten/Kota yang pelaksanaannya akan diagendakan dengan koordinasi korda masing-masing.

Program Ketahanan Pangan Keluarga tahap pertama ini berjalan dengan baik berkat kerjasama antara sekolah dengan Lazis Jateng dan Dompet Peduli Pendidikan Umat (DPPU). Sejak 2018 lalu, DPPU di bawah JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah sudah melakukan beberapa program penyaluran, baik kebencanaan maupun program sedekah subuh yang dilakukan oleh sekolah-sekolah Islam Terpadu di Jawa Tengah. Dari situlah, terbentuk ta’awun antara siswa, guru, maupun keluarga besar JSIT  Indonesia.

Paket program ketahanan pangan tersebut disalurkan ke beberapa sekolah, di antaranya KB dan TK IT Az-Zahra Guworejo sebanyak 6 paket, TPA Taruna Robbani Tawangmangu sebanyak 3 paket, SD IT Taruna Robbani Tawangmangu sebanyak 3 paket, SD IT Semesta Cendekia Jaten sebanyak 8 paket, KB IT Taruna Robbani Tawangmangu sebanyak 4 paket, SD IT Insan Kamil Karanganyar sebanyak 2 paket. Dari penghimpunan yang terus dilakukan ini, DPPU JSIT Jawa Tengah berharap dapat terus memberikan manfaat, terutama bagi para keluarga guru SIT yang terdampak pandemi Covid-19. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *