Bekerja Sama dengan Swalayan Zam-Zam, Lazis Jateng Gelar Doa Bersama dan Dongeng

SALATIGA- Sabtu (29/8), masih dalam rangka Muharam Berbagi, Lazis Jateng mengadakan acara puncak berupa Doa untuk Negeri Bersama 1000 Anak Yatim dan Dhuafa. Lazis Jateng Salatiga mengadakan acara tersebut di pendopo yang beralamatkan di Jl. Patimura No. 43,  Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. Acara berlangsung dengan dihadiri kurang lebih 25 anak yatim dan dhuafa serta didampingi para orang tua mereka.

Pada acara puncak 10 Muharram 1442 H ini, Lazis Jateng Salatiga berkolaborasi dengan swalayan Zam-Zam. Acara dimulai sejak pukul 16.00 WIB sampai dengan pukul 17.30 WIB yang dibuka oleh kak Yusuf atau biasa disapa kak Ucup. Acara berlangsung dengan sangat meriah. Anak-anak terlihat aktif dan antusias dalam merespon pembicara. Ditambah lagi, Lazis Jateng Salatiga membubuhkan dongeng bersama kak Agus Setyawan yang penuh dengan pelajaran hidup di tengah-tengah acara. Lazis Jateng juga memberikan beberapa doorprize untuk anak-anak yang aktif dan berani.

Pada acara inti, Lazis Jateng membagikan santunan dan bingkisan untuk anak-anak yatim yang hadir. Karena bertepatan dengan puasa Muharam, Lazis Jateng juga membagikan paket makanan dan snack untuk berbuka puasa bersama. Keceriaan dan kehangatan memenuhi pendopo pada sore itu.

Syihab selaku pimpinan Lazis Jateng cabang Salatiga menuturkan bahwa Doa Untuk Negeri Bersama Anak Yatim dan Dhuafa ini merupakan acara puncak Muharram Lazis Jateng. Muharram merupakan salah satu bulan yang dianjurkan untuk menyantuni anak yatim. Oleh karena itu, Lazis Jateng mengadakan doa bersama anak yatim dan dhuafa secara serentak di seluruh cabang yang tersebardi Jawa Tengah melalui aplikasi zoom.

“Kegiatan ini merupakan salah satu program Lazis Jateng Salatiga, di mana kami ingin membagikan kebahagiaan kepada anak yatim dan dhuafa. Apalagi mengingat Muharram sebagai salah satu bulan yang dianjurkan untuk berpuasa, beramal, dan menyantuni anak yatim. Alhamdulillah acara berlangsung secara lancar, baik di Salatiga sendiri maupun di daerah lainnya. Mengingat suasana Indonesia masih dirundung pandemi Covid-19, kami tidak bisa menghadirkan 1000 anak yatim dan dhuafa sekaligus dalam satu tempat, makanya kami melakukannya secara serentak di beberapa daerah dengan menggunakan aplikasi zoom. Saya sangat bersyukur dan sangat berterima kasih kepada para donatur yang telah menyisihkan hartanya untuk mereka. Saya dan teman-teman juga berterima kasih kepada pihak zam-zam yang sudah menyediakan tempat, serta memberikan bingkisan yang tentunya berguna untuk anak-anak. Semoga para donatur diberikan kelancaran dan kemudahan dalam segala urusan, dilimpahkan pahala serta kesehatan,” tuturnya.

Dalam penyerahan santunan dan bingkisan, Lazis Jateng mempersilakan Kak Jodi dan Kak Wawan selaku perwakilan dari zam-zam. Setelah pembagian santunan dan bingkisan, anak-anak dipersilahkan berbuka terlebih dahulu, kemudian pulang.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *