Tingkatkan Kemandirian, LAZiS Jateng Bersama DKP Jawa Tengah Beri Bantuan Pesantren Bina Ihsan

SEMARANG.LAZiS Jateng Online – Pada Jum’at (6/11) bertempat di Mangunsari, Kecamatan Gunungpati, Semarang, LAZiS Jateng Bersama DKP Jawa Tengah salurkan bantuan kolam terpal (bioflok), pakan lele serta bibit lele untuk Pesantren Penghafal Quran Bina Ihsan. Informasi ini dilaporkan tim humas yang berada di lokasi kegiatan.

Acara yang disimbolisasikan dengan pelepasan bibit lele ke dalam kolam ini, dalam pelaksanaannya tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ada. Sebanyak tiga kolam yang telah disiapkan, nantinya akan diisi sebanyak 4000 bibit lele berukuran 4-5 cm yang diberikan secara langsung oleh Rokhan, Ketua Laboratorium Pengujian Kesehatan Ikan dan Lingkungan (LPKIL) Ambarawa, selaku perwakilan DKP Jawa Tengah.

“Program pemberian bibit ini merupakan program Gubernur Jawa Tengah melalui DKP sebagai upaya peningkatan Sumber Daya Alam serta ketahanan pangan terutama dibidang perikanan.”

Dalam pernyataannya Rokhan berharap dengan adanya bantuan bibit ikan lele ini semoga bisa mendorong kemandirian adik-adik santri Bina Ihsan, yang kemudian hasil produksinya bisa berkembang dan maju, sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Alhamdulillah LAZ Al Ihsan Jawa Tengah telah memberikan bantuan untuk Pesantren Bina Ihsan berupa kolam lele, peralatannya sekaligus dengan pakannya. Program ini merupakan program yang juga bersinergi dengan DKP,” jelas Doso Sutrisno selaku Direktur Eksekutif LAZiS Jateng.

Doso menambahkan semoga dengan adanya sinergi bantuan ini memberikan manfaat lebih untuk santri sekaligus menjadi program ketahanan pangan dimasa pendemi seperti saat ini.

“Terima kasih kepada LAZiS Jateng atas bantuan kolam biflok dan pakan yang telah diberikan, tak lupa juga kepada DKP Jawa Tengah atas 4000 benih lele yang telah kami terima. Insyaallah bantuan yang ada akan dimanfaatkan untuk program kemandirian santri. Selain itu, bantuan ini akan menjadi bahan pembelajaran santri serta meningkatkan skill dalam mengelola hal baru, yakni membudidayakan lele bioflok yang berguna untuk masa mendatang,” ungkap Ucky Pradestha selaku Direktur Bina Ihsan yang menyambut baik sinergi bantuan ini. (Istantina/LAZiS Jateng)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *