Skip to content

93% Populasi di Gaza Mengalami Krisis Kelaparan

Waktu Baca: < 1 minute

Sahabat, sebanyak 93% penduduk Gaza menghadapi krisis kelaparan yang belum pernah terjadi sebelumnya, kekurangan pangan, dan tingginya tingkat malnutrisi. Setidaknya 1 dari 4 rumah tangga mengalami kekurangan pangan dan kelaparan ekstrem.

Sejumlah penyakit juga berkembang pesat, bahkan sudah taraf tingkat penyakit menular. Lebih dari 100.000 kasus diare telah dilaporkan sejak pertengahan Oktober.

Ibu menyusui berisiko tinggi mengalami malnutrisi. Sejak usia 0-6 bulan, ASI merupakan makanan terbaik dan teraman yang bisa didapatkan bayi. Hal ini melindungi anak dari kekurangan gizi dan tertular penyakit mematikan seperti diare, terutama ketika akses terhadap air minum yang aman sangat terbatas.

Kurangnya sanitasi dan kebersihan, serta sistem kesehatan yang buruk, menambah dampak negatif dari penyakit ini. Lebih dari 1,9 juta orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka, dan lebih dari 1,4 juta di antaranya tinggal di tempat penampungan yang penuh sesak.

Masyarakat Gaza, yang sudah cukup menderita, kini menghadapi kematian akibat kelaparan dan penyakit yang bisa dengan mudah diobati dengan sistem kesehatan yang berfungsi. Ini harus dihentikan. Makanan dan bantuan lainnya harus mengalir dalam jumlah yang jauh lebih besar. WHO menegaskan kembali seruannya untuk segera melakukan gencatan senjata kemanusiaan.

Sahabat, saudara kita di Gaza masih membutuhkan uluran tangan kita semua. Jangan sampai kita biarkan mereka berjuang sendirian melawan genosida yang terus dilakukan oleh zionis Israel. Mari, bersama kita bantu mereka, kirimkan doa dan donasi terbaik anda melalui :

Bantuanmu Kembali Sampai di Gaza, Palestina
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Baca Lainnya

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *