Skip to content

Santri dari 5 LKSA Ikuti Wisuda Tahfidz, LAZiS Jateng Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani

Waktu Baca: 2 menit

SEMARANG, — Sebanyak 61 santri dari lima Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) mengikuti kegiatan Wisuda Tahfidz 2026 yang digelar di LKSA Ihsanul Quran, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (1/11/2026).

Prosesi wisuda turut dihadiri oleh Doso Sutrisno, S.Pd., selaku Direktur Eksekutif LAZiS Jateng; Dasiri, M.Pd., selaku Ketua Tim Kerja Pemberdayaan Zakat pada Bidang Penerangan Agama Islam, Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah; serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Dasiri menyampaikan apresiasi terhadap kinerja LAZiS Jateng sebagai salah satu dari empat lembaga amil zakat (LAZ) skala provinsi yang memiliki izin operasional di Jawa Tengah.

“LAZiS Jateng ini kinerjanya tidak diragukan lagi. Dalam audit syariah yang kami lakukan, tidak ditemukan penyimpangan maupun ketidaksesuaian dalam penggunaan dana. Ini menunjukkan bahwa LAZiS Jateng termasuk lembaga yang amanah dan mampu menjalankan kewajibannya dengan baik,” ungkap Dasiri.

Ia juga mengapresiasi kontribusi LAZiS Jateng dalam mendukung penguatan dakwah dan keagamaan. Salah satunya melalui penyelenggaraan Wisuda Tahfidz sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan generasi penghafal Al-Qur’an.

Sementara itu Doso Sutrisno, S.Pd., selaku Direktur Eksekutif LAZiS Jateng, menjelaskan bahwa pembinaan di lingkungan LKSA tidak hanya berfokus pada pendidikan keagamaan dasar. Santri juga didorong untuk mengembangkan potensi dan kemampuan yang dimiliki, baik dalam bidang keagamaan maupun bidang lainnya.

“Anak-anak di sini bukan sekadar mengaji biasa. Mereka yang memiliki potensi lebih juga kami upayakan agar bisa dioptimalkan,” ungkap Doso.

Dari 61 santri yang mengikuti kegiatan, tiga santri di antaranya berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an, dan sebanyak 26 santri telah memiliki hafalan minimal 3 juz.

Selain dalam bidang keagamaan, para santri juga menunjukkan prestasi di bidang akademik dan organisasi. Salah satunya Ghybtha Ghafa Ghifari Albiya dari LKSA Ihsanul Quran yang meraih peringkat pertama paralel di SMK sekaligus dipercaya menjadi Ketua Dewan Ambalan di sekolahnya.

Prestasi di bidang Al-Qur’an juga ditorehkan Haris Aroyhan, santri LKSA Ihsanul Quran. Ia berhasil meraih Juara 2 MTQ Kecamatan Gunungpati cabang 1 juz, Juara 2 MTQ Kecamatan Semarang Selatan cabang 5 juz dan 10 juz, serta Juara 3 MTQ Kecamatan Semarang Tengah cabang 10 juz.

“Kami mengucapkan selamat kepada para santri yang telah diwisuda. Bagi yang belum, ini menjadi ikhtiar bersama untuk terus meningkatkan kemampuan. Kami memohon doa dan dukungan dari Bapak dan Ibu sekalian agar dapat terus menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” pungkas Doso.

Salah satu santri yang merasakan manfaat pendampingan tersebut adalah Ghybtha Ghafa Ghifari Albiya. Santri penghafal Al-Qur’an 30 juz dari LKSA Ihsanul Quran ini menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Wisuda Tahfidz 2026 sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan para santri.

“Saya berterima kasih kepada LAZiS Jateng yang telah mengadakan wisuda sebagai bentuk apresiasi kepada kami yang telah menyelesaikan hafalan. Saya juga berterima kasih kepada para donatur, ustaz, dan pengurus pondok yang sudah memenuhi keperluan saya serta membimbing dari yang awalnya nol sampai bisa sejauh ini,” ungkap Ghybtha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *