LAZIS JATENG Gandeng SMARC UNDIP untuk Produksi Hand Sanitizer Secara Gratis

Meningkatnya penyebaran pandemi virus corona (Covid-19) menyebabkan kebutuhan masyarakat terhadap hand sanitizer tinggi sehingga cairan pembersih tangan tersebut menjadi langka di pasaran. Jika ada, harganya sudah melejit berkali lipat. Oleh karena itu, Lazis Jateng bekerjasama dengan Smart Material Research Center (SMARC) Undip mengadakan program pembuatan 580 liter hand sanitizer. Hand sanitizer tersebut akan dibagikan ke masjid-masjid dan pihak yang membutuhkan seperti desa, rumah sakit, dan sekolah di wilayah Jawa Tengah. Produksi hand sanitizer dilakukan di laboratorium Universitas Diponegoro (Undip) yang didukung oleh sekitar delapan relawan dari SMARC.


Didin Pathudin selaku Direktur Penyaluran dan Kaji Dampak Lazis Jateng mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk mengatasi kelangkaan hand sanitizer yang ada di masyarakat sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat menggunakannya sebagai upaya pencegahan covid-19, terutama di tempat yang memiliki potensi tinggi penularan.
“Kami ingin masyarakat juga dapat melindungi diri dari bahaya Covid-19 ini, sedangkan hand sanitizer sebagai produk kebersihan langka.. Jadi, Lazis Jateng bersama SMARC Undip membuat agar semua masyarakat bisa menjaga kebersihan diri,” ungkap Didin.


Didin menjelaskan bahwa total produksi sudah mencapai 580 liter dan jumlahnya masih akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya donatur yang peduli dan juga wilayah yang akan menjadi titik persebaran penyaluran.
“Kami berharap dukungan dan doa dari semua pihak agar mampu memproduksi lebih banyak hand sanitizer sehingga mampu memperluas titik-titik pengadaan hand sanitizer. Saat ini, kami sedang bersiap untuk memproduksi 1200 liter hand sanitizer yang akan disalurkan ke masyarakat.” Ujar Didin.


Lebih lanjut, Didin menuturkan bahwa hand sanitizer yang diproduksi berdasarkan formula yang telah dianjurkan oleh Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO). Selain hand sanitizer, Lazis Jateng juga melakukan penyemprotan disinfektan, pembagian masker, dan juga program bantuan ekonomi bagi pihak yang membutuhkan sebagai upaya pencegahan Covid-19.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *